Keluarga adalah tim. Kesuksesan menghafal Qur’an pada anak-anaknya sangat bergantung pada kekompakan tim kecil itu, yakni Ayah dan Bunda. Saat tim kecil itu berjuang bersama, inshaallah segala cita dan harapan akan terwujud. Anak-anak menjadi qurrota a’yun bagi keduanya. Islam menuntun tim kecil itu dengan pedoman umum yang tertera dalam fikihNya.
Namun, bagaimana tim itu berbagi tugas, hanya tim itu sendiri yang mengetahui. Ayah sebagai leader, dapat memimpin tim dengan pola pembagian yang proporsional. Manusia di luar sana kelak dapat melihat hasil kerjanya.—Selamat kepada para peserta tasmi’ bulan Februari 2022.
Berikut dokumentasi Kebahagiaan Ayah dan bunda setelah tasmi’ dilaksanakan







