Tentu dalam mengukur kadar sholih tidak bisa dilakukan begitu saja apalagi posisi kita sebagai ciptaan yakni merupakan hamba kepada Sang Pencipta.
Namun upaya diri tentu harus dilakukan, sebab anak merupakan tanggungjawab orangtua. Maka masing-masing kewajiban dan hak harus ditunaikan. Dan tidak bisa dipungkiri bahwa keimanan orangtua tidak bisa diwariskan kepada anak. Lantas apa saja yang harus dilakukan?
Pertama, memperkuat pemahaman akidah atas keyakinan pada Allah SWT, al-Qur’an, Rasul, Qada dan Qadar, serta hari Akhir.
Kedua, senantiasa menambah pemahaman tentang syariat Islam. Tentu akan membentuk benteng pada diri mengenai suatu perbuatan mengenai tatanan nilai syar’i.
Kedua hal tersebut merupakan suatu pemahaman yang harus tertanam dalam kerangka berpikir, sebab suatu perbuatan merupakan buah pemikiran.
Pernah dengar kalimat ini?
“Anak tergantung orangtuanya.”
Semoga Allah senantiasa beri petunjuk juga pemahaman dalam rangka membentuk anak-anak menjadi pribadi yang sholih serta sholihah.
Aaamiin Allahumma Aamiin..

